Sunday, July 30, 2017

Ini Wasiat Ibnu Sirin Soal Rahasia Rezeki

Berbicara mengenai masalah rezeki, tentu menjadi hal yang begitu penting bagi setiap orang. Mengingat, salah satu penafsiran rezeki biasanya dihubungkan dengan materi. Dimana materi bisa memenuhi kehidupan seseorang. Sehingga, banyak orang yang berusaha untuk mengais rezeki demi memenuhi kebutuhannya.
Ketika banyak orang berusaha mencari rezeki, mereka tidak mengetahui rahasia dari rezeki itu. Padahal, jika ia mengetahuinya, maka akan cukup mudah baginya untuk mengaisnya. Sebab, ia akan tahu kunci utama dalam berusaha. Lantas, apa rahasianya?
Rahasia rezeki dapat kita ketahui dari wasiat Ibnu Sirin. Dialah tabi’in yang menjadi ulama utama di Bashrah. Demikian alimnya, hingga ulama yang hidup sezaman dengannya mengatakan, “Di Bashrah, tak ada orang yang lebih fakih daripada Ibnu Sirin.”
Salah satu nasihat dari Ibnu Sirin adalah wasiatnya kepada para pedagang. Sering ketika menjumpai pedagang, khususnya yang masih muda, ia berwasiat, “Wahai anak saudaraku, bertakwalah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Carilah harta halal yang telah ditakdirkan bagimu dengan jalan yang halal. Dan ketahuilah, sesungguhnya meskipun engkau mencarinya dengan jalan yang tidak halal, maka engkau tidak akan mendapatkan yang lebih banyak dari apa yang telah ditakdirkan untukmu.”
Wasiat berharga itu sering ia sampaikan. Agar para pebisnis tak salah langkah. Agar hanya meraup yang halal sehingga barakah. Jangan sampai menempuh jalan haram yang hakikatnya juga tak menambah jumlah; apalagi barakah.Dalam nasihat itu ada pesan aqidah. Bahwa Allah Subhanahu wa Ta’ala Maha Pemberi rezeki dan Dia telah menetapkan rezeki setiap hamba-Nya. Tak ada satu pun hamba-Nya di muka bumi ini kecuali Dia limpahkan rezeki.
Sebagaimana tercantum dalam firman-Nya, “Dan tidak ada satu pun makhluk yang melata di bumi kecuali atas Allah rezekinya,” (QS. Hud: 6).
Dan rezeki itu telah ditetapkan. Dengan jumlah yang tak bisa bertambah jika menempuh cara haram, tak juga bisa berkurang jika menempuh cara halal. Maka sungguh merugi mereka yang tertipu; beranggapan rezekinya akan bertambah dengan menghalalkan segala cara. Tak peduli syubhat dan haram, tak peduli merugikan dan membahayakan orang, tak peduli menzalimi dan menyakiti, tak peduli menipu dan korupsi.
Mereka mengira dengan melakukan cara-cara haram rezekinya akan bertambah. Padahal tidak sama sekali. Bahkan yang sebenarnya terjadi, tidak seorang pun meninggal kecuali rezekinya telah sempurna diterimanya.
“Sesungguhnya ruh qudus (Jibril), telah membisikkan ke dalam batinku bahwa setiap jiwa tidak akan mati sampai sempurna ajalnya dan dia habiskan semua jatah rezekinya,” (HR. Thabani). []
Sumber: bersama dakwah.

Saturday, July 29, 2017

Lakukan Hal ini di Hari Jumat agar Mendapatkan Pahala Puasa dan Shalat Malam Selama Satu Tahun

Sahabat, hari Jum'at merupakan salah satu hari yang mulia bagi umat muslim. Tidak mengenal suku dan bangsa, setiap umat muslim pasti memuliakannya pula.
 
Banyak hal yang menjadikan hari Jum'at sebagai hari yang istimewa, dan banyak amalan juga yang dapat dilakukan oleh umat muslim untuk memperoleh banyak pahala. Salah satu amalan tersebut adalah dengan mandi pada hari Jum'at.
Mandi Jum'at merupakan sebuah kewajiban bagi umat muslim yang sudah baligh.
َّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ غُسْلُ يَوْمِ الْجُمُعَةِ عَلَى كُلِّ مُحْتَلِمٍ وَسِوَاكٌ وَيَمَسُّ مِنْ الطِّيبِ مَا قَدَرَ عَلَيْهِ
إِلَّا أَنَّ بُكَيْرًا لَمْ يَذْكُرْ عَبْدَ الرَّحْمَنِ وَقَالَ فِي الطِّيبِ وَلَوْ مِنْ طِيبِ الْمَرْأَةِ
 
Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Mandi pada hari jum'at adalah wajib bagi setiap muslim yang muhtalim (telah dewasa). Begitu pula menggosok gigi, memakai wewangian sekedar yang dapat ia lakukan." (HR Muslim No 1400)
Kewajiban mandi Jum'at ini juga sudah sering Rasulullah perintahkan.
حَدَّثَنَا آدَمُ بْنُ أَبِي إِيَاسٍ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي ذِئْبٍ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ سَالِمٍ عَنْ أَبِيهِ قَالَ
سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَخْطُبُ عَلَى الْمِنْبَرِ فَقَالَ مَنْ جَاءَ إِلَى الْجُمُعَةِ فَلْيَغْتَسِلْ
 
Dari Salim dari Bapaknya berkata, "Aku mendengar Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda saat sedang berkhuthbah di atas mimbar: "Aku mendengar Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda saat sedang berkhuthbah di atas mimbar: "Siapa yang mendatangi shalat Jum'at, hendaklah dia mandi."(HR Bukhari No 868)
 
Selain itu, jika mandi Jum'at dan diikuti dengan beberapa amalan berikutnya, maka Allah menjamin baginya pahala seperti orang berpuasa dan shalat malam selama satu tahun!
 
Berminat? Ini dia caranya!

رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ غَسَّلَ يَوْمَ الْجُمُعَةِ وَاغْتَسَلَ ثُمَّ بَكَّرَ وَابْتَكَرَ وَمَشَى وَلَمْ يَرْكَبْ وَدَنَا مِنْ الْإِمَامِ فَاسْتَمَعَ وَلَمْ يَلْغُ كَانَ لَهُ بِكُلِّ خُطْوَةٍ عَمَلُ سَنَةٍ أَجْرُ صِيَامِهَا وَقِيَامِهَا
حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا اللَّيْثُ عَنْ خَالِدِ بْنِ يَزِيدَ عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي هِلَالٍ عَنْ عُبَادَةَ بْنِ نُسَيٍّ عَنْ أَوْسٍ الثَّقَفِيِّ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ مَنْ غَسَلَ رَأْسَهُ يَوْمَ الْجُمُعَةِ وَاغْتَسَلَ ثُمَّ سَاقَ نَحْوَهُ
 
Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa yang mandi dengan rambutnya pada hari Jum'at dan mandi menyiram sekujur tubuhnya, lalu dia pergi untuk shalat Jum'at pada awal waktu dan sampai mendapatkan awal khutbah dengan berjalan kaki dan tidak berkendaraan, lalu duduk mendekat kepada imam untuk mendengarkan khutbah dan tidak berbicara, maka setiap langkahnya dicatat pahala puasa dan ibadah malam satu tahun."(HR Abu Daud No 292)
 
Maa Shaa Allah. Begitu Maha Mulianya Allah yang telah menjadikan hari Jum'at sebagai hari yang istimewa bagi kita. Semoga kita dapat mengamalkan amalan-amalan sederhana yang ternyata memiliki begitu banyak keistimewaan.
 
Wallahua'lam bishowab

Sumber : ummi-online.com

Tuesday, July 25, 2017

DOA MENGHADAPI UJIAN BERTUBI-TUBI YANG DIAJARKAN ROSULULLAH

Rasulullah SAW mengajarkan bahwa siapa saja yang memohon kepada Allah dengan doa di bawah ini akan dimusnahkan segala gundah gulananya. Allah juga akan membuka pintu kelapangan.
Ketika itu, usai Rasulullah SAW mengajarkan doa ini pada para sahabat, ada seseorang bertanya, “Apakah kami boleh ajarkan doa ini pada yang lain?” Rasulullah SAW menjawab, “Tentu saja boleh. Bahkan, setiap orang yang mendengarnya harus belajar dan mengajarkannya.”
Berikut adalah doa yang diajarkan Rasul bagi mereka yang merasa gunadah gulana dan selalu mendapat musibah bertubi-tubi.

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ عَبْدُكَ وَابنُ عَبْدِكَ وَابْنُ أَمَتِكَ نَاصِيَتِيْ فِيْ يَدَيْكَ مَاضٍ فِيَّ حُكْمُكَ عَدْلٌ فِيَّ قَضَائُكَ أَسْأَلُكَ بِكُلِّ اسْمٍ سَمَيْتَ بِهِ نَفْسَكَ أَوْ أَنْزَلْتَهُ فِيْ كِتَابِكَ أَوْ عَلَّمْتَهُ أَحَدًا مِنْ خَلْقِكَ أَوِ اسْتَأْثَرْتَ بِهِ فِيْ عِلْمِ الْغَيْبِ عِنْدَكَ أَنْ تَجْعَلِ الْقُرآنَ رَبِيْعَ قَلْبِيْ وَنُوْرَ صَدْرِيْ وَجَلَاءَ حُزْنِيْ وَذِهَابَ هَمِّيْ
Allâhumma innî ‘abduka, wabnu ‘abdika, wabnu amatika, wa fî qabdhatika, nâshiyatî fî yadaik, mâdhin fiya hukmuk, ‘adlun fiya qadhâ-uk, as-aluka bikullis-min sammaita bihi nafsak, au anzaltahu fî kitâbik, au ‘allamtahu ahadan min khalqik, awis-ta’tsarta bihi fî ‘ilmil ghaibi ‘indak, an taj’alil-qur’âna rabî’a qalbî, wa nûra shadrî, wa jalâ-a huznî wa dzihâba hammî

“Ya Allah, sesungguhnya aku adalah hamba-Mu, anak dari hamba laki-laki-Mu, dan anak dari hamba perempuan-Mu. Ubun-ubunku ada dalam genggaman-Mu (tiada daya dan upaya selain dari-Mu). Hukum-Mu berlaku pada diriku. Ketetapan-Mu adil atas diriku.
Aku memohon kepada-Mu—dengan segala nama yang menjadi milik-Mu, yang mana Engkau namakan diri dengannya, nama yang Engkau tulis dalam Kitab-Mu, nama yang Engkau ajarkan pada seorang dari makhluk-Mu, atau nama yang Engkau rahasiakan dalam ilmu ghaib yang ada di sisi-Mu—agar Engkau jadikan Al-Qur’an sebagai penyejuk hatiku, cahaya di dadaku dan pelipur sedihku dan penawar gelisahku.” (HR. Ahmad)

IBM ajak Umat Islam Bangun Ekonomi dari Masjid

SOLO – Indonesia Bangkit dari Masjid (IBM) menggelar Seminar bisnis dan pembukaan kelas bisnis, di Masjid Agung, Solo, untuk kedua kalinya, Ahad malam (23/7/2017).
“Awalnya banyak pemuda Masjid dan teman-teman kita memikirkan di Solo, kondisi perekonomian jamaah Masjid itu miris. Efeknya masjid kurang makmur, mau kegiatan susah,” kata Hari Zakki, ketua IBM pada Panjimas.com.
Kendala faktor ekonomi tersebut, mereka realisasikan menjadi angkatan pertama IBM untuk membuka kelas bisnis pemula bernama Abdurrahman bin Auf. Sedang gabungan pebisnis yang sudah memiliki usaha berada di kelas Ustman bin Affan.
“Kedepan kita pingin memberdayakan koperasi milik Masjid atau toko kelontong milik jamaah Masjid. Konsentrasi kita semua diawali dari Masjid,” imbuh Hari.
Sementara itu, Nugie Al Afgani pembicara pertama mengajak peserta bermuhasabah tentang konsep hijrah Rasulullah. Konsepr hijrah menuju Masjid tersebut diaplikasikan ke dalam bisnis tersebut.
“Teman-teman yang hadir, marilah kita hijrah dalam bisnis, kita awali dari masjid,” ungkap Ugie dihadapan ratusan peserta, sambil memutarkan film serial hijrah Nabi Muhammad salallah alaihi wassalam.
Lebih lanjut, Riza Zacharias mantan karyawan IPTN (Industri Pesawat Terbang Nasional) di Bandung menegaskan bahwa pondasi bisnis yang akan dia kembangkan berada di Masjid. Pasalnya Masjid tempat bertemu umat Islam memudahkan konsolidasi.
IBM dalam merekrut peserta bisnis yang akan bergabung, syarat utama harus memiliki rekomendasi takmir Masjid tempat tinggal atau domisili. Selain itu, seleksi tertulis dan wawancara akan menentukan rekrutmen peserta. [SY]

Wednesday, July 19, 2017

Suami Istri Sholat Tahajud 2 Rakaat, Keajaiban Ini Akan Terjadi

Keutamaan sholat tahajud tak hanya membuat pelakunya mendapatkan kedudukan terpuji (maqaman mahmuda) di sisi Allah Subhanahu wa Ta’ala. Namun ada pula keistimewaan yang akan diberikan Allah spesial kepada suami istri yang keduanya bertahajud.
Apa saja keutamaan untuk paket suami istri yang membiasakan sholat tahajud?

1. Mereka berdua dirahmati Allah dan dijadikan keluarga yang penuh kasih sayang

Setiap suami istri pasti ingin keluarganya sakinah mawaddah wa rahmah. Sakinah itu ketenangan. Keluarga yang sakinah membuat seorang suami yang ketika di luar rumah penat karena pekerjaan atau lelah karena berdakwah, ia menjadi tenang begitu masuk ke dalam rumah dan bertemu dengan istrinya.
Mawaddah itu artinya cinta karena pertimbangan fisik. Sebab merasa istrinya cantik dan suaminya tampan, hasrat cinta pun menyatukan keduanya. Dari mawaddah inilah suami istri saling memenuhi kebutuhan biologisnya dan mengubah syahwat menjadi berpahala. Mawaddah umumnya dominan pada usia pernikahan muda. Saat telah menjadi kakek nenek, mawaddah tak lagi dominan.
Lalu mengapa suami istri tetap harmonis meskipun tidur saling memunggungi? Itulah rahmah. Cinta dan kasih sayang bukan karena pertimbangan fisik sama sekali. Karena akhlak, karena karakter, karena cinta itu sendiri.
Untuk suami istri yang saling membangunkan dan menunaikan sholat tahajud, Allah memberikan rahmat-Nya. Rahmat yang salah satu bentuknya menjadi rahmah dalam rumah tangga.
رَحِمَ اللَّهُ رَجُلاً قَامَ مِنَ اللَّيْلِ فَصَلَّى وَأَيْقَظَ امْرَأَتَهُ فَصَلَّتْ فَإِنْ أَبَتْ رَشَّ فِى وَجْهِهَا الْمَاءَ رَحِمَ اللَّهُ امْرَأَةً قَامَتْ مِنَ اللَّيْلِ فَصَلَّتْ وَأَيْقَظَتْ زَوْجَهَا فَصَلَّى فَإِنْ أَبَى رَشَّتْ فِى وَجْهِهِ الْمَاءَ
“Semoga Allah merahmati seorang laki-laki yang bangun di waktu malam lalu shalat dan ia pun membangunkan istrinya lalu sang istri juga shalat. Bila istri tidak mau bangun, ia percikkan air ke wajahnya. Semoga Allah juga merahmati seorang perempuan yang bangun di waktu malam lalu ia shalat dan ia pun membangunkan suaminya. Bila suami enggan untuk bangun, ia pun memercikkan air ke wajahnya.” (HR. An Nasa’i. Hadits senada juga diriwayatkan Abu Dawud dan Tirmidzi)

2. Dicatat sebagai orang-orang yang selalu mengingat Allah

Alangkah bahagianya jika Allah memasukkan seorang hamba dalam kategori selalu mengingat-Nya. Sebab Allah menjanjikan, siapa yang mengingat-Nya maka Allah akan mengingat orang tersebut. Saat ada masalah, ditolong oleh Allah. Saat butuh sesuatu, dibantu oleh Allah. Saat terzalimi, dibela oleh Allah.
Suami istri yang saling membangunkan untuk sholat tahajud meskipun hanya dua rakaat, mereka berdua mendapatkan keistimewaan ini.
إِذَا أَيْقَظَ الرَّجُلُ أَهْلَهُ مِنَ اللَّيْلِ فَصَلَّيَا أَوْ صَلَّى رَكْعَتَيْنِ جَمِيعًا كُتِبَا فِى الذَّاكِرِينَ وَالذَّاكِرَاتِ
“Jika seorang laki-laki membangunkan istrinya di waktu malam lalu keduanya shalat, atau shalat dua rakaat bersama, maka keduanya ditulis dalam kelompok orang-orang yang selalu mengingat Allah” (HR. Abu Daud, An Nasa’i dan Thabrani).
Dengan keistimewaan seperti ini, maukah kita berusaha membiasakannya? [Muchlisin BK/WebMuslimah]

Tafsir Surat At-Tiin: Pahala yang Tidak Terputus Hingga Tua

Sunday, July 2, 2017

Di Akhir Zaman, Ini Dia 4 Perilaku Yang Menyelamatkan

AKHIR zaman merupakan waktu yang paling ditakuti kedatangannya oleh setiap orang. Di mana pada saat itu bencana yang begitu dahsyat datang menimpa. Setiap muslim tidak ingin merasakan hal itu. Karena, di dalam suatu riwayat dikatakan bahwa pada saat itu yang tersisa hanyalah orang-orang yang ingkar saja terhadap Tuhannya.
Namun demikian, akhir zaman yang datang melanda pasti akan menimpa setiap orang. Hanya, yang ini terasa lebih ringan dengan hanya menimpa perorangan saja, yakni kematian. Sebelum hal itu terjadi pada kita, maka kita harus bisa mempersiapkan diri. Lalu, apa yang hars dipersiapkan?
Untuk menjemput kematian, maka siapkanlah diri kita dengan beberapa bekal yang akan menyelamatkan di akhir zaman kelak. Apa sajakah itu?

1. Menjaga mulut
Menjaga mulut atau lebih tepatnya lisan merupakan suatu perkara penting. Lidah manusia itu tidak bertulang, maka begitu mudah untuknya mengelurkan perkataan-perkataan sesuka hatinya. Maka, jika tidak dibarengi dengan rasa iman dan tingkat pemahaman yang tinggi akan bahayanya lisan, boleh jadi mulut ini akan menyakiti orang lain. Dan itulah yang menjadi penghambat kita di akhirat kelak.
2. Sebarkan salam
Mengucapkan salam mungkin terlihat enteng. Tapi, banyak orang yang meninggalkannya. Padahal, di dalam salam itu terdapat doa keselamatan. Yang tentunya, jika diucapkan itu saa saja kita tengah minta keselamatan kepada Allah SWT, baik untuk diri kita maupun orang lain.
3. Menjaga silaturahim
Semakin banyak kerabat, maka semakin diluaskan rezeki. Itulah salah satu keutamaan silaturahim. Ternyata, silaturahim pun dapat menjaga diri kita di akhirat kelak. Karena kita telah menyambung persaudaraan dengan sesama muslim.
4. Shalat malam
Ketika orang sedang tertidur pulas, dan kita terbangun untuk bersembahyang kepada Allah SWT, maka Allah janjikan kenaikan derajat kita. Walau pun memang cukup sulit untuk pemula, namun tidak ada salahnya terus mencoba. Karena, ketika telah terbiasa, maka tanpa menggunakan bantuan alat untuk membangunkan tidur kita pun, kita sudah bisa bangun dengan sendirinya di tengah malam. Wallahu ‘alam. []
Sumber: Disarikan dari Ustadz Jumatin

Saturday, July 1, 2017

Keajaiban & Keistimewaan Sholat Tahajud Bagi Yang Istiqomah Mendirikannya

Oleh Ustadz Muhammad Arifin Ilham

Semoga tidak pernah ada kata bosan untuk selalu saling mengingatkan. Ada kenikmatan yang tak terkatakan dalam setiap Tahajud kita.

“Sesungguhnya bangun tengah malam lebih tepat untuk khusyuk dan bacaan kala itu sungguh sangat berkesan mendalam.” (QS al-Muzammil: 6)

Dengan tadabur dan dibaca pelan, inilah sungguh keistimewaan shalat Tahajud. Tahajud adalah syariat Allah, sebuah upaya meraih cinta dan rahmat-Nya. Tahajud adalah sunah utama Rasulullah, sebuah ikhtiar untuk meraih syafaat Rasulullah.Penikmat Tahajud akan dicintai, dikagumi, didoakan, dan diaminkan doanya oleh para malaikat.

Allah tuntun mencapai “maqooman mahumuudan”, kedudukan mulia di sisi-Nya, juga di hadapan makhluk-Nya.Tahajud adalah shalat yang paling nikmat dan mengesankan. Hidup damai, tenang, dan sangat bahagia. Ada aura “haibah” penuh wibawa dan karismatik. Penikmat Tahajud pada akhirnya dalam skrip tulisan-Nya akan terunduh cinta dan sayang dari hamba-hamba-Nya yang beriman.

Disegani manusia dan ditakuti musuh, manusia, dan jin.Orang yang bersenyap dalam Tahajud akan memiliki “qoulan tsaqiilan”, bicaranya didengar dan nasihatnya membangkitkan semangat ibadah dan amal saleh. Doanya sangat mustajab. Kunci sukses ikhtiar, berdagang, dan semua aktivitas.

Allah juga akan memuliakan para penikmat Tahajud dengan “wujuuhun nuuri”, wajah yang bercahaya, nyaman, dan menyenangkan jika ditatap. “Thiiban nafsi”, nafsunya hanya semangat dalam ketaatan dan berakhlak mulia. Ia juga adalah “manhaatun anil itsmi”, Allah cabut keinginannya pada maksiat.Tahajud adalah “daf’ul bala”, sebuah upaya untuk menolak bala bencana.

Kalau terjadi, membawa hikmah besar. Sehat, segar, kuat, cerdas, obat jasmani ruhani, dan obat antipikun Kepastian akan didapat bagi mereka yang istiqamah Tahajud. Di antaranya membuka jalan rezeki, kemudahan urusan, dan kebahagiaan rumah tangga. Berbuah belas kasih, dermawan, dan rendah hati. Saat kondisinya sakaratul maut, insya Allah husnul khatimah.

Kuburnya “Rowdoh min riyaadhil jinaani”, taman surga. “Miftaahul jannati” meraih kunci surga.”Hamba-hamba Allah yang beriman itu sedikit sekali rehatnya di waktu malam. Dan, selalu memohon ampunan Allah pada waktu pagi sebelum fajar.” (QS adz-Dzariyat: 17-18).

Semoga dengan cara-Nya ternikmati shalat Tahajud kita. Amiin.

Keistimewaan Sholat Tahajud & Pahala Besar Bagi Yang Istiqomah Mendirikannya

Sejarah telah mencatat bahwa Rasulullah Saw dan para sahabat selalu melaksanakan shalat tahajud. shalat tahajud adalah shalat yang sangat mulia. Keajaiban melaksanakan shalat tahajud telah tercatat dalam alquran. Ada beberapa keajaiban shalat tahajud seperti berikut ini:

1. Shalat Tahajud sebagai tiket masuk surga …

Abdullah Ibn Muslin berkata “kalimat yang pertama kali ku dengar dari Rasulullah Saw saat itu adalah, “Hai sekalian manusia! Sebarkanlah salam, bagikanlah makanan, sambunglah silaturahmi, tegakkan lah shalat malam saat manusia lainnya sedang tidur, niscaya kalian masuk surga dengan selamat.” (HR. Ibnu Majah).

2. Amal yang menolong di akhirat …

Allah SWT berfirman, “Sesungguhnya orang-orang yang bertaqwa berada di dalam taman-taman surga dan di mata air-mata air, seraya mengambil apa yang Allah berikan kepada mereka. Sebelumnya mereka adalah telah berbuat baik sebelumnya (di dunia), mereka adalah orang-orang yang sedikit tidurnya di waktu malam dan di akhir malam mereka memohon ampun kepada Allah).” (QS. Az Zariyat: 15-18)

Ayat di atas menunjukkan bahwa orang yang senantiasa bertahajud Insya Allah akan mendapatkan balasan yang sangat nikmat di akhirat kelak.

3. Pembersih penyakit hati dan jasmani …

Salman Al Farisi berkata, Rasulullah Saw bersabda, “Dirikanlah shalat malam, karena sesungguhnya shalat malam itu adalah kebiasaan orang-orang shaleh sebelum kamu, (shalat malam dapat) mendekatkan kamu kepada tuhanmu, (shalat malam adalah) sebagai penebus perbuatan buruk, mencegah berbuat dosa, dan menghindarkan diri dari penyakit yang menyerang tubuh.” (HR. Ahmad)

4. Sarana meraih kemuliaan …

Rasulullah Saw bersabda, “Jibril mendatangiku dan berkata, “Wahai Muhammad, hiduplah sesukamu, karena engkau akan mati, cintailah orang yang engkau suka, karena engkau akan berpisah dengannya, lakukanlah apa keinginanmu, engkau akan mendapatkan balasannya, ketahuilah bahwa sesungguhnya kemuliaan seorang muslim adalah shalat waktu malam dan ketidakbutuhannya di muliakan orang lain.” (HR. Al Baihaqi)

5. Jalan mendapatkan rahmat Allah …

Abu Hurairah berkata bahwa Rasulullah Saw bersabda, “Semoga Allah merahmati laki-laki yang bangun malam, lalu melaksanakan shalat dan membangunkan istrinya. Jika sang istri menolak, ia memercikkan air di wajahnya. Juga, merahmati perempuan yang bangun malam, lalu shalat dan membangunkan suaminya. Jika sang suami menolak, ia memercikkan air di wajahnya.” (HR. Abu Daud)

6. Sarana Pengabulan permohonan …

Allah SWT berjanji akan mengabulkan doa orang-orang yang menunaikan shalat tahajud dengan ikhlas. Rasulullah Saw Bersabda,

“Dari Jabir berkata, bahwa nabi Saw bersabda, “Sesungguhnya di malam hari , ada satu saat yang ketika seorang muslim meminta kebaikan dunia dan akhirat, pasti Allah memberinya, Itu berlangsung setiap malam.” (HR. Muslim)

7. Penghapus dosa dan kesalahan …

Dari Abu Umamah al-Bahili berkata bahwa Rasulullah Saw bersabda, “Lakukanlah Qiyamul Lail, karena itu kebiasaan orang saleh sebelum kalian, bentuk taqarub, penghapus dosa, dan penghalang berbuat salah.” (HR. At-Tirmidzi)

8. Jalan meraih maqam yang terpuji …

Allah berfirman,

“Dan pada sebagian malam bertahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu, mudah-mudahan Tuhanmu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji.” (QS. Al-Isra’:79)

9. Pelepas ikatan setan …

Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra bahwa Rasulullah Saw bersabda, “Setan akan mengikat kepala seseorang yang sedang tidur dengan ikatan, menyebabkan kamu tidur dengan cukup lama. Apabila seseorang itu bangkit seraya menyebut nama Allah, maka terlepaslah ikatan pertama, apabila ia berwudhu maka akan terbukalah ikatan kedua, apabila di shalat akan terbukalah ikatan semuanya. Dia juga akan merasa bersemangat dan ketenangan jiwa, jika tidak maka dia akan malas dan kekusutan jiwa.”

10. Waktu utama untuk berdoa …

Amru Ibn ‘Abasah berkata, “Aku bertanya kepada Rasulullah Saw, “Ya Rasulullah! Malam apakah yang paling di dengar?”, Rasulullah Saw menjawab, “Tengah malam terakhir, maka shalat lah sebanyak yang engkau inginkan, sesungguhnya shalat waktu tersebut adalah maktubah masyudah (waktu yang apabila bermunajat maka Allah menyaksikannya dan apabila berdoa maka didengar doanya)” (HR. Abu Daud)

11. Meraih kesehatan jasmani …

“Hendaklah kalian bangun malam. Sebab hal itu merupakan kebiasaan orang-orang saleh sebelum kalian. Wahana pendekatan diri pada Allah Swt, penghapus dosa, dan pengusir penyakit dari dalam tubuh.” (HR. At-Tarmidzi)

12. Penjaga kesehatan rohani …

Allah SWT menegaskan bahwa orang yang shalat tahajud akan selalu mempunyai sifat rendah hati dan ramah. Ketenangan yang merupakan refleksi ketenangan jiwa dalam menjalani kehidupan sehari-hari di masyarakat.

Allah Berfirman, “Dan hamba-hamba Tuhan Yang Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata yang baik. Dan orang yang melewati malam hari dengan bersujud dan berdiri untuk Tuhan mereka.” (QS. Al-Furqan: 63-64)

Keajaiban shalat tahajud sudah terbukti, maka bertahajudlah!

Mungkin masih banyak lagi keajaiban shalat tahajud yang mungkin terlewat dari tulisan ini. Yang pasti shalat tahajud merupakan shalat yang bagus sebagai ibadah tambahan bagi kita.

Subhanallah .. Shalat tahajud benar-benar dahsyat dalam meraih kebaikan dunia akhirat ..(Dz-Alzilzaal)