Sunday, July 31, 2016

Lagi Ngetren Bersepeda E-Bike Terkoneksi Ponsel Di Eropa

Ilustrasi

Di banyak kota besar Eropa, sepeda dan sepeda elektrik alias e-Bikes kini jadi tren utama transportasi hijau. Pemerintah kota juga antisipatif dengan membangun jalur khusus dan infrastruktur lengkap bagi pesepeda.

Pengendara sepeda bisa dilihat di kota-kota besar Eropa di musim apapun. Tapi ketika cahaya pertama matahari musim semi menembus awan, mengowes sepeda lebih menyenangkan lagi.
Amsterdam di Belanda, dianggap ibukotanya para pengendara sepeda. Diperkirakan, di sini ada lebih banyak sepeda daripada penduduk.
Nederland sepeda Amsterdam

Ibukota Denmark, Kopenhagen juga siap menyambut para pesepeda. Penopang kaki sudah disediakan jika harus menunggu, juga tempat sampah spesial.

Kota Münster di Jerman bahkan menyediakan jalur bebas hambatan bagi pesepeda. Di jalan ini sekitar 20.000 pesepeda lalu lalang setiap harinya.
Sedangkan di London, walikota Boris Johnson menggunakan sepeda sebagai alat transportasi utama, sesuai dengan tren terakhir. Di sini jumlah sepeda dua kali lebih banyak daripada sepuluh tahun lalu.
Tren E-Bikes
Salah satu tren utama tahun ini adalah e-bikes. Masanya sudah lewat, ketika sepeda dengan motor elektronik dipandang hanya sebagai sepeda bagi orang lanjut usia.

Toko sepeda “Wingwheels” didirikan Matthias Lingner dua tahun lalu. Di sini cuma dijual e-bikes. Sekarang sepeda-sepeda ini juga tampak keren dan respresentatif bagi gaya hidup tertentu.

Motor penggeraknya jadi lebih kecil, dan baterainya tersembunyi di dalam rangka apik. Matthias Lingner, pendiri “Wingwheels” menjelaskan : “Sekarang kita punya teknologi baru, dan elektromobilitas baru makin kuat dayanya. Ada e-bikes yang sangat cantik, dan menarik dari segi desain dan punya kemampuan besar. Sepeda ini bisa melaju hingga 45 km per jam dan disebut S-Pedelec.”

E-Bikes ada dalam berbagai variasi. Misalnya sebagai sepeda untuk perkotaan.
Atau juga model sepeda gunung. Pada sepeda ini, tempat baterai sangat kreatif.

Sepeda elektrik termodern bisa dihubungkan dengan ponsel pintar. Karena kemampuan konektivitas adalah hal penting di bidang e-bike. Dengan cara itu Matthias Lingner bisa melacak posisi sepedanya, menguncinya, juga melihat secepat apa sepeda melaju, dan masih sepenuh apa baterai.

Tahun 2015 di Jerman lebih dari setengah juta e-bikes terjual. Terutama dibeli oleh pegawai yang tidak ingin tiba di kantor dengan berkeringat. Tapi sepeda biasapun semakin trendi di kawasan perkotaan. Keunggulannya diungkap Matthias Lingner: “Dengan sepeda dan dengan e-bike orang bisa bergerak lincah, bisa ke mana-mana, bisa berhenti, dan lewat semua jalan sempit.”

Gaya hidup dan simbol gengsi

Sebuah pameran tentang sepeda sebagai obyek gaya hidup adalah bagian dari Berlin Bicycle Week, atau pekan sepeda Berlin. Organisatornya Fares Gabriel Hadid juga pesepeda antusias. Baginya sepeda bukan hanya alat transportasi atau alat olah raga. Sepeda sudah jadi simbol status.

Fares Gabriel Hadid, direktur Berlin Bicycle Week mengatakan basis dari gagasannya: “Saya pikir, di masyarakat sudah meluas kesadaran baru tentang jiwa dan raga, dan sepeda termasuk di antaranya. Orang menemukan makna sepeda untuk dirinya sendiri.”

Cargo bikes semacam ini jadi pengganti praktis mobil. Celah pasar lainnya, adalah sepeda modern yang banyak menggunakan materi dari alam, seperti kayu. Rangka yang inovatif, model menarik dan sadel yang kadang kurang nyaman. Desain adalah segalanya.

Demikian halnya bagi asesorisnya.
“Terutama di bidang helm banyak perubahan. Pada dasarnya pada asesoris tambahan, seperti pelindung ponsel atau Bikeapps. Tren lain adalah, gerakan meninggalkan minimalisme dan kembali ke warna-warni, yang dilecehkan di awal tahun 2000-an. Tampak jelas, trennya menuju ke warna”, ujar Fares Gabriel Hadid.

Baik di atas sepeda balap atau menggunakan gandengan, yang jelas warga Berlin dan warga Eropa pada umumnya siap masuk musim baru bersepeda.

Sumber: beritatrans

HNW Serukan Umat Islam Harus Jadi Pemimpin Dunia

MATARAM -- Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid mengatakan, Islam adalah agama yang memiliki sistem hidup yang komprehensif, serta mengakomodir kebutuhan duniawi dan ukhrowi.

Islam juga memiliki berbagai keistimewaan dibanding yang lainnya, salah satunya mengakui moderasi dalam hidup, keseimbangan dan kebaikan.

Bahkan, lanjut dia, sejak pertama kedatangannya, Islam sudah membawa risalah yang moderat dalam syariatnya. Mudah diterima oleh semua kalangan, serta semua bidang profesi dan keahlian.

Sehingga, umat Islam dinilai merupakan manusia terbaik sepanjang sejarah. Karena memiliki sifat keadilan dan sikap moderasi yang ada di dalamnya.

''Makanya, pantas kalau umat Islam menjadi pemimpin bagi bangsa lain, bukan umat yang dipimpin oleh bangsa lain,'' kata Hidayat, saat berbicara dalam Konferensi Internasional Islam Washatiyah, di Mataram, Nusa tenggara barat, Ahad (31/7).

Konferensi Internasional Islam Washatiyah itu mengangkat tema Wasathiyah Untuk Mencegah Terorisme dan Sektarianisme, yang berlangsung sejak 30 Juli hingga 1 Agustus 2016, dan diikuti oleh 20 negara .

Dalam konferensi itu, Hidayat menegaskan Islam tidak pernah mendukung radikalisme dan teorisme. Bahkan Islam sangat menentang terorisme, seperi yang diajarkan Nabi SAW, yang melarang kekerasan.

''Apa yang sekarang terjadi di Libya, Irak, Pakistan dan sebagainya adalah bukti bahwa Islam sudah menjadi korban terorisme,'' ujar dia.

Karena itu, Hidayat mengajak negara-negara Islam untuk bersatu. Karena persatuan mampu mencegah upaya-upaya pecah belah yang dilakukan orang lain, dan Rasulullah sangat menganjurkan serta mencintai persatuan.

Rabithoh Al 'Aalam Al Islami atau Liga Dunia Islam adalah lembaga Islam non pemerintah. Organisasi ini berdiri pada Dzulhijah 1381 H atau Mei 1962 di Makkah, Arab Saudi. Rabithoh Al 'Aalam Al Islami disponsori Raja Arab Saudi Raja Faisal bin Abdulazis.

Syekh Muhammad Surur terpilih sebagai Sekretaris Jenderal pertama Rabithah Alam Islami. Salah satu aktivitas pertama Liga Dunia Islam saat berdiri adalah mengawasi pembangunan Masjidil Haram.
Sumber : Rol.

Friday, July 29, 2016

MARKETING LANGIT

(Amalan-amalan pembuka pintu rejeki)
1. Shalat Wajib Tepat Waktu.
Shalat Wajib paling utama. Perbaiki dan selalu perbaiki hubungan kita dengan Allah. Karena Allah-lah Sang Maha Pemberi Rezeki
2. Taqwa
“Barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan jalan keluar baginya. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya,” (QS ath-Thalaq: 2-3)..
3. Tawakal
Nabi s.a.w. bersabda: “Seandainya kamu bertawakal kepada Allah dengan sebenar-benar tawakal, niscaya kamu diberi rezeki seperti burung diberi rezeki, ia pagi hari lapar dan petang hari telah kenyang.” (Riwayat Ahmad, at-Tirmizi, Ibnu Majah, Ibnu Hibban, al-Hakim dari Umar bin al-Khattab r.a.).
4. Tahajjud
“Wahai manusia, sebarkanlah salam, beri makanlah, sambung tali kasih, shalat malamlah saat orang pada terlelap, maka masuklah surga dengan selamat”. (HR. Al-Hakim, Ibnu Majah, At-Tirmizy).
5. Shalat Dhuha.
“Wahai anak Adam, janganlah engkau merasa lemah dari empat rakaat dalam mengawali harimu, niscaya Aku (Allah) akan menyukupimu di akhir harimu.” (HR. Abu Darda`).
6. Dzikir & Istighfar
“Dan hendaklah kamu meminta ampun kepada Tuhanmu dan bertaubat kepada-Nya. (Jika mengerjakan yang demikian), niscaya Dia akan memberi nikmat yang baik (terus menerus) kepadamu sampai kepada waktu yang telah ditentukan dan Dia akan memberikan kepada tiap-tiap orang yang mempunyai keutamaan (balasan) keutamaannya. Jika kamu berpaling, maka sesungguhnya Aku takut kamu ditimpa siksa hari kiamat”. (QS.Hud:2)
‍‍ 7. Doa & Restu Orang Tua
Ridho Allah SWT ada pada ridho orang tua. Mintalah restu mereka, terutama Ibu.
8. Silaturrahmi
"Barangsiapa yang ingin dipanjangkan usianya dan dibanyakkan rezekinya, hendaklah ia menyambungkan tali persaudaraan” (H.R. Bukhari-Muslim)
9. Sedekah
Sabda Nabi s.a.w.: “Tidaklah kamu diberi pertolongan dan diberi rezeki melainkan kerana orang-orang lemah di kalangan kamu.” (Riwayat Bukhari)..
10. Berbuat Kebaikan
Sabda Nabi s.a.w.: “Sesungguhnya Allah tdk akan zalim pd hambanya yg berbuat kebaikan.Dia akan dibalasdengan diberi rezeki di dunia dan akan dibalas dengan pahala di akhirat. (HR. Ahmad).
11. Bangun Pagi
Sabda Nabi Shallalahu 'Alaihi Wassalam : “Bangunlah pagi-pagi untuk mencari rezekimu dan melakukan tugasmu, karena hal itu membawa berkah dan kesuksesan.” (H.R. At-Tabarani)
12. Berdagang
Dan Nabi Shallalahu 'Alaihi Wassalam bersabda: “Berniagalah, karena sembilan dari sepuluh pintu rezeki itu ada dalam perniagaan.”(Riwayat Ahmad)
13. Menikah
"Dan nikahkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu, dan orang-orang yang layak (menikah) dari hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan mengkayakan mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya) dan Maha Mengetahui." QS. An Nuur : 32
Semoga yang membaca tulisan ini berkah berlimpah rezekinya dari semua arah.. Aamiin yaa Allah...

Surat terbuka untuk orang-orang yang mengusirku dari masjid

Murka Allah SWT terhadap orang-orang yang menghalangi untuk beribadah

Beribadah kepada Allāh SWT. adalah kewajiban bagi setiap muslim. Di antara ibadah-ibadah kepada Allāh SWT., shalat adalah ibadah yang paling vital.
Shalat adalah yang amat menentukan kualitas kerohanian seorang muslim. Sehingga Allāh SWT. sangat memuliakan orang yang sedang melaksanakan shalat. Allāh SWT. amat memuliakan tempat yang dipakai untuk shalat. 
Begitu pula sebaliknya, Allāh SWT. sangat murka terhadap orang-orang yang menghalangi orang untuk beribadah kepada-Nya, khususnya ibadah shalat. Apalagi, sampai mengusir orang-orang yang sedang shalat sehingga mereka kesulitan untuk melaksanakan ibadah kepada Allāh SWT.
Di bawah ini adalah dalil-dali dari Al-Qur’ān Karīm yang menunjukkan bagaimana ketidaksenangan Allāh swt. terhadap orang yang menghalangi orang lain beribadah kepada Allāh SWT. :
وَمَنۡ أَظۡلَمُ مِمَّن مَّنَعَ مَسٰجِدَ ٱللَّهِ أَن يُذۡكَرَ فِيهَا ٱسۡمُهٗ وَسَعٰى فِي خَرَابِهَآۚ أُوْلٰٓئِكَ مَا كَانَ لَهُمۡ أَن يَدۡخُلُوهَآ إِلَّا خَآئِفِيْنَۚ لَهُمۡ فِى ٱلدُّنۡيَا خِزۡيٌ وَلَهُمۡ فِى ٱلۡأٰخِرَةِ عَذَابٌ عَظِيْمٌ
“Dan siapakah yang lebih aniaya daripada orang yang menghalanghalangi menyebut nama Allāh dalam mesjid-mesjid-Nya, dan berusaha untuk merobohkannya? mereka itu tidak sepatutnya masuk ke dalamnya (mesjid Allāh), kecuali dengan rasa takut (kepada Allāh). mereka di dunia mendapat kehinaan dan di akhirat mendapat siksa yang berat. (QS. Al-Baqarah: 114)”
وَلَا تَجۡعَلُواْ ٱللَّهَ عُرۡضَةٗ لِّأَيۡمَٰنِكُمۡ أَن تَبَرُّواْ وَتَتَّقُواْ وَتُصۡلِحُواْ بَيۡنَ ٱلنَّاسِۚ وَٱللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ
“Jangahlah kamu jadikan (nama) Allāh dalam sumpahmu sebagai penghalang untuk berbuat kebajikan, bertakwa dan mengadakan ishlah di antara manusia dan Allāh Maha mendengar lagi Maha mengetahui. (QS II:224)”
فَمِنۡهُم مَّنۡ ءَامَنَ بِهٖ وَمِنۡهُم مَّن صَدَّ عَنۡهُۚ وَكَفَىٰ بِجَهَنَّمَ سَعِيرًا
“Maka di antara mereka (orang-orang yang dengki itu), ada orang-orang yang beriman kepadanya, dan di antara mereka ada orang-orang yang menghalangi (manusia) dari beriman kepadanya. dan cukuplah (bagi mereka) Jahannam yang menyala-nyala apinya. (QS. An-Nisa: 55)”
إِنَّمَا يُرِيدُ ٱلشَّيۡطٰنُ أَن يُوقِعَ بَيۡنَكُمُ ٱلۡعَدٰوَةَ وَٱلۡبَغۡضَآءَ فِى ٱلۡخَمۡرِ وَٱلۡمَيۡسِرِ وَيَصُدَّكُمۡ عَن ذِكۡرِ ٱللَّهِ وَعَنِ ٱلصَّلٰوةِۖ فَهَلۡ أَنتُم مُّنتَهُونَ
“Sesungguhnya syaitan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu lantaran (meminum) khamar dan berjudi itu, dan menghalangi kamu dari mengingat Allāh dan sembahyang; Maka berhentilah kamu (dari mengerjakan pekerjaan itu). (QS. Al-Mā’idah: 91)”
وَهُمۡ يَنۡهَوۡنَ عَنۡهُ وَيَنۡ‍َٔوۡنَ عَنۡهُۖ وَإِن يُهۡلِكُونَ إِلَّآ أَنفُسَهُمۡ وَمَا يَشۡعُرُونَ
Dan mereka melarang (orang lain) mendengarkan Al-Quran dan mereka sendiri menjauhkan diri daripadanya, dan mereka hanyalah membinasakan diri mereka sendiri, sedang mereka tidak menyadari. (QS. Al-An‘ām: 26)”
ٱلَّذِيْنَ يَصُدُّوْنَ عَن ْسَبِيْلِ ٱللَّهِ وَيَبۡغُونَهَا عِوَجًا وَهُم بِٱلۡأٰخِرَةِ كٰفِرُوْنَ
“Orang-orang yang menghalang-halangi (manusia) dari jalan Allāh dan mengingin-kan agar jalan itu menjadi bengkok, dan mereka kafir kepada kehidupan akhirat.” (QS. Al-A‘raf: 45)”
وَلَا تَكُونُواْ كَٱلَّذِينَ خَرَجُوْا مِن دِيٰرِهِم بَطَرًا وَرِئَآءَ ٱلنَّاسِ وَيَصُدُّونَ عَن سَبِيلِ ٱللهِۚ وَٱللهُ بِمَا يَعۡمَلُونَ مُحِيطٌ
Dan janganlah kamu menjadi seperti orang-orang yang keluar dari kampungnya dengan rasa angkuh dan dengan maksud riya’ kepada manusia serta menghalangi (orang) dari jalan Allāh. dan (ilmu) Allāh meliputi apa yang mereka kerjakan. (QS. Al-Anfāl: 47)
Semoga kita termasuk sebagai orang-orang yang memakmurkan masjid, melestarikan shalat, dan menciptakan kondisi yang tentram untuk orang-orang beribadah kepada Allāh SWT.
Semoga kita dijauhkan dari termasuk golongan-golongan yang menghalangi orang-orang beribadah kepada Allāh SWT. serta mengacak-ngacak ketentraman tempat ibadah. Āmīn.

Ternyata, Eksekusi Mati Tercepat, Tidak Menyiksa dan Paling Manusiawi Adalah Hukum Pancung

Jika mendengar kata 'eksekusi mati' pasti muncul pro kontra mengenai keberadaannya termasuk para pembaca disini. Namun tahukah Anda bahwa jenis eksekusi mati yang paling cepat, tidak menyakitkan (lama), dan paling manusiawi adalah hukum pancung.

Ternyata, Eksekusi Mati Tercepat, Tidak Menyiksa dan Paling Manusiawi Adalah Hukum Pancung















Karena berdasarkan pengalaman dari pelaksanaan eksekusi menyatakan bahwa terpidana mati dengan tembakan, suntikan, gantung, dan kursi listrik, mereka sebelum mati sangat tersiksa luar biasa. Khusus dengan kursi listrik, terpidana bisa muntah darah, anggota badan, jari jemari tangan, kaki, dan wajah berubah bentuk, bola mata sering melotot, dan mereka juga sering buang air besar dan kecil, serta mengeluarkan air liur.

Terlepas dari masalah pancung yang kerap dianggap tidak manusiawi atau sangat kejam, Ternyata penelitian membuktikan bahwa eksekusi dengan cara pancung adalah cara kematian yang paling cepat di antara cara kematian lain yang ada di dunia. Penelitian sains terhadap binatang mamalia yang dipenggal menunjukkan, anjing menjadi tidak sadar 12 detik setelah suplai darah ke otak mereka tersumbat.

Otak manusia memiliki cukup oksigen untuk metabolisme disimpan untuk bertahan sekitar 7 detik setelah pasokan terputus. Namun, otak juga bisa memperoleh sebagian energi dari substrat di kulit kepala dan otot-otot wajah dan leher (Geiger dan Magnes, 1947). Dan mati akibat anoxia/kekurangan oksigen akibat pendarahan hebat. Melalui penelitian itu disimpulkan hewan dan manusia yang dipenggal akan merasakan sakit kurang dari 8 detik sebelum benar-benar meninggal dunia.

Bandingkan dengan eksekusi akibat tembakan yang membutuhkan waktu 10-20 menit sebelum obyek meninggal atau dengan cara gantung yang membutuhkan waktu hampir 20 menit meregang nyawa sebelum akhirnya dinyatakan secara medis telah meninggal dunia.

Berikut adalah beberapa macam eksekusi dan jenis hukuman mati yang pernah (dan masih) berlaku di berbagai negara hingga sekarang ini.

1. Eksekusi Mati Dengan Cara Suntik Mati 

Hukuman suntik mati atau Lethal Injection dilakukan melalui tiga tahapan. Tahap pertama adalah memberikan suntikan untuk anasthesi (pembiusan). Tahap kedua adalah memberikan suntikan untuk melumpuhkan tubuh dan menghentikan pernafasan. Tahap ketiga atau terakhir adalah memberikan suntikan untuk menghentikan detak jantung.

Tanpa Anastesi, terhukum akan mengalami asphisiasi, sensasi terbakar pada seluruh tubuh, nyeri pada seluruh otot, dan akhirnya berhentinya detak jantung. Oleh karena itu, anastesi yang memadai diperlukan untuk meminimalisir penderitaan dari terhukum dan untuk memperkuat opini publik bahwa hukuman suntik mati itu relatif bebas rasa sakit.

Dan disinilah polemik mengemuka. Guna mendukung kelangsungan proses euthanasia yang baik dan benar hanya dapat dilakukan oleh pihak yang memiliki kompetensi kapasitas pengetahuan medis yang layak.

Negara yang menggunakan hukuman mati jenis suntik mati saat ini adalah Vietnam, China dan AS (di 37 negara bagian dari 38 negara bagian). selain itu adalah Guatemala dan Thailand.

2. Eksekusi Mati Dengan Cara Digantung

Jenis hukuman ini korbannya akan benar-benar meninggal rata-rata lebih dari 18 detik, dengan rasa kesakitan yang amat luar biasa yang ditandai dengan mata melotot, lidah terjulur, sperma keluar kalau pria, sel telur pecah kalau wanita, dan kedua kakinya atau lututnya terkatup, seperti yang dijelaskan Al Qur'an; Maka bertautlah kedua lutut /kaki ketika ajal menjemput. karena saking sakitnya raga terlepas dari badan.

Negara-negara yang menerapkan metode hukuman gantung terhadap korban yang terbukti memenuhi syarat dilaksanakannya hukuman gantung adalah : Malaysia, Irak, Mesir, Irak, Iran, Jepang, Yordania, Pakistan dan Singapura.

3. Eksekusi Mati Dengan Cara Ditembak Mati

Hukum tembak yang dalam pelaksanaannya diarahkan tepat kejantung, orang yang dieksekusi itu.ternyata berdasarkan data-data yang valid, baru benar-benar tewas dengan rata-rata kebih dari 16 detik. Bahkan ada yang sampai 1 menit lebih. Seperti yang dialami residivis Henky tupanwael tahun 1979, residivis Kusni kasdut tahun 1980. Dan yang terakhir Imam samudra di tahun 2008.

Negara yang masih melaksanakan metode atau jenis hukuman mati seperti ini adalah Indonesia, Somalia, China, Taiwan, Rusia, Yaman dan Malaysia.

Proses eksekusi mati di negara Indonesia, mata sang terdakwa ditutup dan tubuhnya diikat di sebuah tiang. Kemudian para penembak jitu berjumlah 10 orang akan menembak tepat ke arah jantungnya. Dan ternyata tidak semua senjata para penembak terisi peluru. Peluru hanya ada pada 1 senjata saja dan semua penembak jitu tidak mengetahui senjata mana yang terisi peluru, sehingga mereka tidak mengetahui siapa eksekutor sesungguhnya.

4. Eksekusi Mati Di Kursi Listrik

Dalam pelaksanaan eksekusi dengan kursi listrik, Elektroda ditempatkan pada kepala dan kaki untuk membuat sirkuit tertutup. Tergantung pada fisik tahanan, dua arus dari berbagai tingkat dan durasi diterapkan. Hal ini umumnya 2000 volt selama 15 detik dan akan menyebabkan tahanan tidak sedarkan diri dan untuk menghentikan jantung. Kedua biasanya diturunkan hingga 8 AMPS. dalam keadaan ini biasanya akan menyebabkan kerusakan parah pada organ dalam tubuh dan panas tubuh bisa mencapai hingga 138 ° F (59 ° C).

Paska-eksekusi kulit dapat melebur ke elektroda dan orang sering kehilangan kontrol atas fungsi badan. Kulit juga akan terbakar.

5. Eksekusi Mati Dengan Cara Pancung

Hukum pancung atau dalam syariat Islam sering disebut qisas adalah dengan melakukan pemotongan atau pemenggalan (memenggal) kepala di bagian leher untuk memisahkannya dari tubuh terdakwa. Dengan eksekusi mati jenis ini, terdakwa lebih cepat meninggal kurang dari 8 detik.

Beheading atau pemenggalan kepala, metode eksekusi dengan cara pancung ini umum digunakan di beberapa negara yang menerapkan ajaran Syari'ah Islam, Arab Saudi adalah negara yang paling sering menggunakannya. biasanya eksekusi dilakukan pada Jum'at siang di depan masjid setelah shalat Jum'at. Hukuman pancung ini biasanya diberikan untuk kasus pembunuhan, narkoba dan kasus berat lainnya.

Pejabat Arab Saudi menyatakan bahwa eksekusi pancung tidak melanggar hukum internasional karena hukuman ini tidak akan dilakukan sampai anak telah mencapai usia 18 tahun. Hal ini pernah terjadi dengan Dhahian Rakan al-Sibai'i yang dihukum saat berusia 15 tahun, namun hukuman dilakukan saat dia sudah berusia 18 tahun.

Dibawah ini terdapat fakta-fakta secara ilmiah bahwa memang hukum pancung adalah jenis hukuman mati yang paling manusiawi. Ini dia fakta-faktanya

1. Ternyata orang yang di hukum pancung Lebih cepat matinya kurang dari 8 detik
2. Lidah tudak sampai terjulur keluar
3. Mata tidak sampai melotot
4. Sperma tidak sampai keluar kalau pria
5. Sel telur tidak sampai pecah dan keluar
6. Kakinya tidak sampai bertaut karena menahan rasa sakit yang teramat sangat.

Dari beberapa eksekusi mati yang dijelaskan diatas, ternyata yang paling cepat dan tidak menyiksa adalah hukuman mati pancung karena begitu leher putus maka semua respon otak terhadap tubuh akan langsung terhenti kurang dari 8 detik.

Terbukti bahwa ajaran Islam sangat manusiawi dan memanusiakan manusia.

وَلَكُمْ فِي الْقِصَاصِ حَيَاةٌ يَاْ أُولِيْ الأَلْبَابِ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

Dan dalam qisas itu ada (jaminan kelangsungan) hidup bagimu, wahai orang-orang yang berakal, supaya kamu bertakwa.” (QS. Al-Baqarah: 179)

Thursday, July 28, 2016

Bukan Pertahanan dan Keamanan, Menurut Habibie Ketenteraman yang Terpenting


“Kita jangan bangga-banggakan pertahanan dan keamanan, itu bahaya. Yang penting sekarang adalah, pertahanan oke, tapi ada ketenteraman atau human security,” kata BJ Habibie saat memberikan sambutan dalam Halal bi Halal Akbar 1437 H di Balai Sudirman Jakarta, Rabu (27/07).
“Ketenteraman adalah bahwa tiap manusia bisa hidup tenang, bisa tidur tenang karena anaknya ada masa depan, karena kawannya tidak di PHK,” terangnya.
Presiden pengganti Soeharto ini menyoroti langkah-langkah yang diterapkan dalam tindakan pengamanan. Aksi yang selalu mengedepankan penangkapan dan penembakan tak boleh terjadi. Menurutnya, ketenteramanlah yang harus diutamakan.
Lapangan kerja merupakan salah satu faktor penting dalam mewujudkan ketenteraman. Dia berpesan agar memprioritaskan jam kerja bagi warga Indonesia. Habibie pun menyinggung kehadiran tenaga kerja asing dalam kesepakatan proyek dalam negeri.
“Jadi saya dengarkan bahwa kita berikan proyek dan dia kasih kredit apapun tanpa kita harus bayar, tapi dia boleh bawa pekerjanya kemari,” ujarnya.
“Dia tidak boleh mengambil jam kerja untuk anak cucu kita. Tidak boleh,” tegas Habibie.
Habibie menjelaskan bahwa manusia dengan bekal agama, budaya, dan ilmu pengetahuan akan memiliki produktivitas yang tinggi. Tetapi hal itu tak berarti membuatnya unggul dan memiliki daya saing tinggi. Keunggulan itu, menurutnya, baru dapat diraih jika ada kesempatan untuk mengembangkan diri.
“Yang menentukan itu adalah lapangan kerja,” ungkapnya.
Habibie menambahkan bahwa lapangan kerja juga erat kaitannya dengan pemerataan. Baginya, status negara anggota G20 tak berarti apa-apa jika banyak PHK. Sementara, seluruh kapital hanya dikuasai oleh sekelompok kecil saja.
“Saya bukan keluarga pengemis, Anda juga. Saya mau bekerja di rumah saya,” tandasnya.
Kiblat.net
Reporter : Imam S.
Editor : M. Rudy

BJ Habibie: Iman dan Taqwa Lebih Penting daripada Iptek

Mantan presiden RI, Bacharuddin Jusuf Habibie menekankan pentingnya iman dan taqwa (imtaq) bagi generasi bangsa. Menurutnya Imtaq lebih penting dibanding ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek).

“Kalau Allah menanyakan kepada saya, Habibie penting seratus persen imtaq (iman dan taqwa) nol persen iptek, atau seratus persen iptek atau nol persen imtaq, saya bilang seratus persen imtaq,” kata Habibie dalam acara Halal bi Halal Akbar 1437 H di Balai Sudirman Jakarta, Rabu (27/07).
Pernyataan tersebut disampaikan Habibie di hadapan ratusan peserta acara yang digelar atas kerjasama Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) bersama dengan sejumlah lembaga zakat nasional. Menurutnya, jika dia bisa memilih maka dia memilih keseimbangan keduanya. Keduanya penting bagi bangsa dan umat.
“Ini menggarisbawahi betapa pentingnya imtaq,” ujarnya.
Habibie juga menekankan pentingnya sinergi antar elemen umat. Jika dapat umat Islam dapat membangun sinergi positif, maka akan sangat berdampak besar bagi rakyat Indonesia secara keseluruhan.
Manfaat besar dari sinergi positif yang terbangun adalah terciptanya stabilitas. Selain itu, kualitas sumber daya manusia akan meningkat dengan adanya sinergi itu.
“Masa depan bangsa ini, kita mengandalkan pada kualitas dan daya saing sumber daya manusia,” imbuh Habibie.
Ratusan peserta menghadiri acara Halal bi Halal Akbar 1437 H, yang mengusung tema Sinergi Umat untuk Kebangkitan dan Kemandirian Bangsa. Selain Ketua ICMI Jimly Asshiddiqie beserta jajaran kadernya, hadir pula sejumlah tokoh lain di antaranya Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid, Ketua KPK Agus Raharjo, Amien Rais, Akbar Tandjung dan sejumlah ulama nasional.
Sumber: Kiblat.net
Reporter : Imam S.
Editor : M. Rudy

CARA MENGGEMBOSI THE POWER OF MIND

Alvin Toffler (October 4, 1928 – June 27, 2016) dalam "Future Shock" menulis tiga level kekuasaan.
Yang paling rendah mutunya adalah "Power of Muscle", kekuasaan yang dibangun dengan kekuatan, daya paksa, intimidasi, senjata, militer, di masa lalu: dengan orang-orang sakti. Namun sesakti apapun seorang diktator, suatu ketika akan tua, lemah dan mati. Kekuasaan yang pernah dimiliki Fir'aun, Jenghiz Khan, Kemal Attaturk, Hitler ataupun Stalin, faktanya sekarang sudah tidak ada lagi, bahkan masyarakat di sana tidak banyak lagi yang mencintai figur-figur tersebut. Memang power of muscle ini bisa cepat meraih kekuasaan, misalnya melalui kudeta atau invasi militer. Namun sulit untuk mempertahankannya dalam jangka panjang.
Yang sedikit di atasnya adalah "Power of Money", kekuasaan yang dibangun dengan politik uang, dispensasi ekonomi, sogok, jual beli suara, jual beli undang-undang. Uang bahkan bisa untuk membeli para pendekar sakti, sehingga mereka saling bertarung sesamanya. Itulah yang terjadi di nusantara dulu. Uang juga bisa untuk menyuap penjaga tembok Cina, sehingga tentara asing tidak perlu susah payah menaiki ataupun menjebol tembok, karena dibuka dengan suka cita oleh para penjaganya. Power of money inilah yang lazim terjadi di sistem demokrasi. Yang punya uang berlimpah bisa membeli media, bisa membayar opinion leader, bisa melobby politisi dan birokrat, dan bisa membuat aktivitas populer untuk rakyat jelata agar memilihnya. Inilah fakta sistem demokrasi kapitalis. Namun sekaya apapun seorang demokrat kapitalis, suatu hari nanti akan surut juga sumber-sumber keuangannya - walaupun mungkin lebih lama dari seorang diktator.
Yang paling bermutu adalah "Power of Mind", kekuasaan yang dibangun dengan pemikiran, dengan ide, dengan cita-cita. Itulah kekuasaan yang dimiliki para revolusioner, para pejuang, dan juga para Nabi. Mereka yang berubah pikirannya, akhirnya memberikan segalanya: cinta, kesetiaan, uang, tenaga, bahkan nyawa. Para Nabi dan revolusioner itu bukan orang yang paling sakti maupun paling kaya pada zamannya. Tetapi ribuan orang sakti dan orang kaya bersama-sama mendukungnya.
Nah, peradaban Islam adalah peradaban yang dibangun dengan pemikiran, didasari aqidah Islam, tsaqafah Islam, fikrul Islam. Berbeda dengan senjata atau uang yang bisa langsung diwariskan, pemikiran hanya dapat diwariskan dengan pendidikan, dengan dakwah. Oleh karena itu, selama ada dakwah, maka peradaban Islam akan bertahan, bahkan makin kuat.
Oleh karena itu, cara musuh-musuh Islam menghancurkan peradaban Islam adalah dengan menggembosi dakwah. Caranya adalah:
1. Menciptakan aktivitas kompetitor dari dakwah, sehingga aktivitas dakwah menjadi kurang menarik, membosankan, menakutkan. Kalah dengan pertandingan olahraga, pagelaran budaya atau mentoring-bisnis.
2. Menjauhkan para pengemban dakwah dari dakwah, dengan melibatkan mereka pada aktivitas politik praktis oportunis atau bisnis kapitalis.
3. Menurunkan reputasi para pengemban dakwah, ketika mereka dijebak dalam maksiat, korupsi, pelecehan seksual, atau ketika mereka tanpa sadar ikut menyebarkan dusta (hoax).
4. Memunculkan "pengemban dakwah alternatif" yang lebih "soft", "gaul", "sesuai zaman", "moderat", bahkan "liberal", "ramah LGBT", "ramah terhadap Barat", dan sejenisnya.
5. Menyingkirkan pengemban dakwah sejati yang masih tersisa, menstigma dengan "teroris", "anti NKRI", "radikal" dan sebagainya.